Selasa, 20 Desember 2011

heeeei December, hei Christmas


At Christmas play and make good cheer, For Christmas comes but once a year.
Let us remember that the Christmas heart is a giving heart, a wide open heart that thinks of others first. The birth of the baby Jesus stands as the most significant event in all history, because it has meant the pouring into a sick world of the healing medicine of love which has transformed all manner of hearts for almost two thousand years. Underneath all the bulging bundles is this beating Christmas heart.
Whatever else be lost among the years, Let us keep Christmas still a shining thing: Whatever doubts assail us, or what fears, Let us hold close one day, remembering its poignant meaning for the hearts of men. Let us get back our childlike faith again.
A little smile, a word of cheer, A bit of love from someone near, A little gift from one held dear, Best wishes for the coming year… These make a Merry Christmas!
Wish you all A Merry Christmas,
May the Joys of the season
Fill your heart with goodwill and cheer.
May the chimes of Christmas glory
Add up more shine and spread
Smiles across the miles,
To-day & In the New Year. 



Sabtu, 23 Juli 2011

David Foster - Hit Man Returns


David Foster dijadwalkan untuk menggelar konsernya di Indonesia. Konser di bawah promotor BlackRock Entertainment ini akan digelar di Jakarta Convention Center, 28 Oktober mendatang.

Konser David Foster ini berjudul "David Foster & Friends Hitman Returns". Sesuai judulnya, konser David Foster juga akan ditemani oleh beberapa musisi ternama dunia, seperti Michael Bolton, Charice, Philip Bailey dan Russel Watson.

Untuk urusan tiket, promotor membaginya dalam 4 kelas, yaitu Tribune B-E (900 rb), Tribune C-D (1,5 jt), Silver (2,5 jt), Gold (4 jt) dan Platinum (6 jt).

Dari info yang didapat, tiket konser David Foster ini bisa didapatkan mulai Senin (25/7/11) di gerai BNI Central Park dan Senayan City. Sedangkan untuk pembelian via online dapat melalui rajakarcis.com dan plasa.com

Ini adalah penampilan kedua David Foster di Indonesia. Penampilan pertamanya pada tahun 2010 lalu di Ballroom Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta. Saat itu, Foster tampil bersama dengan Charice, Natalie Cole dan beberapa artis Amerika lainnya.

Kamis, 23 Juni 2011

happy birthday JAKARTA

- Hari ini Jakarta merayakan ulang tahunnya ke-484. Sejumlah warga Jakarta menaruh banyak harapan pada penguasa kota metropolitan ini. Sebagian besar warga berharap agar gubernur bisa membenahi masalah transportasi dan banjir yang selama ini akrab dengan Jakarta.

"Mudah-mudahan tidak macet lagi. Bisa menemukan solusi untuk atasi transportasi umum, banjir juga bisa teratasi," kata Idham 28 tahun, salah seorang pegawai swasta saat ditemui di daerah Kembangan, Jakarta Barat, Rabu 22 Juni 2011.

Selain masalah transportasi, Idham juga berharap masalah kebersihan di Ibu Kota bisa diperbaiki. Menurutnya, masalah kebersihan dan banjir sangat berkaitan sehingga harus dibenahi secara bersamaan. "Soal sampah, Pemerintah Jakarta harus tegas," kata Idham tersenyum.

Harapan serupa diungkapkan Usoy, 38 tahun, seorang tukang ojek di daerah Kebun Jeruk. Efek kemacetan ibu kota yang semakin parah, kata Usoy, bisa membuat penghasilan dia dari mengojek berkurang.

"Kalau lancar, saya kan bisa ngider lebih sering. Pemasukan lebih banyak. Kalau sekarang, kan, memakan waktu karena macet. Badan juga letih," kata pria asli Betawi itu lagi.

Selain masalah banjir dan macet, Anwar, 34 tahun, pedagang minuman yang biasa berjualan di sekitar Mal Puri Indah, Kembangan, juga menyoroti masalah peluang kerja dan keamanan sebagai hal yang harus dipenuhi pemerintah DKI Jakarta.

Dua hal itu, menurut Anwar, dibutuhkan agar masyarakat menengah ke bawah seperti dia tetap bisa bertahan hidup di Jakarta.

"Pemerintah mungkin lebih tegas terhadap preman yang suka malakin pedagang kecil. Kalau dipalakin, saya bisa untung dari mana?" kata dia.

Di tengah harapan warga akan perbaikan yang terus memuncak, penguasa Jakarta masih terbuai dengan mimpi megacity.

Menyambut ulang tahun Jakarta yang ke-484 hari ini, Gubernur Fauzi Bowo menyatakan nantinya Jakarta akan menjadi sebuah megacity atau kota besar dengan lebih dari 10 juta penduduk. "Salah satu dari 20 megacity yang ada di dunia," ujarnya di dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta Selasa 22 Juni 2011.

Sebagai megacity, menurut Fauzi, Jakarta tidak hanya akan berkembang selain sebagai pusat ekonomi Indonesia, tapi juga akan menjadi salah satu pusat ekonomi dunia. "Oleh karena itu, Jakarta harus dipersiapkan dengan baik karena akan dituntut untuk menyediakan prasarana dan sarana kota yang kualitasnya sesuai dengan standar dunia."

Masih menurut Foke, persiapan itu telah disiapkannya dalam Rancangan Peraturan Daerah mengenai Rancangan Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Jakarta 2030 yang saat ini masih dalam pembahasan DPRD. "Rancangan itu juga telah mengantisipasi tren pertumbuhan kawasan Greater Jakarta (Jabodetabekjur) yang akan dihuni oleh sekitar 30-35 juta jiwa pada tahun 2030," ujarnya.

Saat ini, Jakarta memang masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diatasi. Yang paling menonjol tentu adalah masalah macet dan banjir. Namun Fauzi Bowo tetap optimistis, "It is difficult, but not impossible," ujarnya.






Sebagian besar warga berharap agar gubernur bisa membenahi masalah transportasi dan banjir yang selama ini akrab dengan Jakarta.

"Mudah-mudahan tidak macet lagi. Bisa menemukan solusi untuk atasi transportasi umum banjir juga bisa teratasi," kata Idham 28 tahun, salah seorang pegawai swasta saat ditemui di daerah Kembangan, Jakarta Barat, Rabu 22 Juni 2011.

Selain masalah transportasi, Idham juga berharap masalah kebersihan di Ibu Kota bisa diperbaiki. Menurutnya, masalah kebersihan dan banjir sangat berkaitan sehingga harus dibenahi secara bersamaan. "Soal sampah, Pemerintah Jakarta harus tegas," kata Idham tersenyum.

Harapan serupa diungkapkan Usoy, 38 tahun, seorang tukang ojek di daerah Kebun Jeruk. Efek kemacetan ibu kota yang semakin parah, kata Usoy, bisa membuat penghasilan dia dari mengojek berkurang.

"Kalau lancar, saya kan bisa ngider lebih sering. Pemasukan lebih banyak. Kalau sekarang, kan, memakan waktu karena macet. Badan juga letih," kata pria asli Betawi itu lagi.

Selain masalah banjir dan macet, Anwar, 34 tahun, pedagang minuman yang biasa berjualan di sekitar Mal Puri Indah, Kembangan, juga menyoroti masalah peluang kerja dan keamanan sebagai hal yang harus dipenuhi pemerintah DKI Jakarta. Dua hal itu, menurut Anwar, dibutuhkan agar masyarakat menengah ke bawah seperti dia tetap bisa bertahan hidup di Jakarta.

"Pemerintah mungkin lebih tegas terhadap preman yang suka malakin pedagang kecil. Kalau dipalakin, saya bisa untung darimana?" kata dia.




Senin, 28 Maret 2011

Incognito Kembali Goyang Jakarta
Konser akan dilaksanakan di Istora Senayan, Jakarta, pada 29 April 2011 mendatang.


 
Band beraliran acid jazz asal Inggris, Incognito, kembali menggelar konser di Jakarta. Bertajuk Incognito Live Concert 2011, konser akan dilaksanakan di Istora Senayan, Jakarta, pada 29 April 2011 mendatang.

Dalam konser kali ini, Incognito akan tampil lebih megah. Didukung permainan tata lampu, tampilan multimedia di tujuh layar raksasa serta berbagai special effect seperti sinar laser, pyro-technic, dry-ice, dan conveti, pada setiap lagu yang akan disajikan.

Konser kali ini juga akan menampilkan sejumlah grup musik Indonesia seperti Groovebox, Jacket Potato, Extra Large, Gamila, Nubie, Speak Easy, dan masih banyak lagi. Mereka akan tampil secara unplug pada mini stage di lobby Istora sejak pukul 17.00-19.00 WIB. Lalu, pada pukul 19.00-21.00 WIB sebagai penampilan pembuka di panggung utama, akan tampil beberapa bintang jazz seperti Barry Likumahuwa Project dan Lala Suwages.

"Setelah penampilan Incognito pada pukul 21.00-22.30 WIB, acara akan ditutup oleh penampilan disc-jockey yang akan memainkan lagu-lagu remix Incognito. Penonton dari semua kelas bisa menyatu pada arena dance floor raksasa di depan panggung dan bergoyang bersama hingga tengah malam," kata Ramos Sihombing, pihak penyelanggara konser.

Sejak 1997-2008, Incognito pernah beberapa kali tampil di Indonesia dan selalu berhasil menyedot ribuan penonton. Dalam konsernya kali ini, Incognito akan tampil dengan formasi baru.

Yaitu, Jean-Paul ‘Bluey’ Maunick (produser, pencipta lagu, pimpinan band, gitaris sekaligus vokalis), Matt Cooper (keyboard), Fransesco Mendoli (drums), Julian Crampton (bass), Jamie Anderson (saxophone), Sid Gauld (trumpet) dan Alistair White (trombone), serta para vokalis Vanessa Haines, Lorraine Cato, dan Chris Ballin.

Bagi para penggemar Incognito, sudah bisa mendapatkan tiket konser di sejumlah tempat seperti, Disc Tarra, Societie, Aquarius Mahakam, Hard Rock Cafe, Rolling Stone Cafe, Lokananta Terrace Cafe, Fachiriques, Rajakarcis.com, dan Jazzuality.com, serta di kantor penyelenggara TMW dan Shark Communications.

Harga tiket sendiri, untuk early-birdyang berlaku hingga 31 Maret, adalah VIP Rp800 ribu, Festival Rp600 ribu dan Tribun Rp450 ribu. Sedangkan harga normal berlaku 1-29 April, adalah VIP Rp950 ribu, Festival Rp750 ribu, dan Tribun Rp600 ribu.

Sabtu, 26 Februari 2011

Twenty Years Old

Setiap langkah berjalan tanpa tahu bagaimana dan apa yang akan terjadi,
semua berlalu begitu saja, berpegangan pada iman, harap, dan kasih

Kasih Tuhan yang luar biasa di dalam hidupku, semua kepercayaan yang diberikan untuk terus melayani. Hikmat yang diberikan, kehidupan, keluarga, teman - teman yang sangat luar biasa yang ada. 

Menjadi wanita dewasa yang luar biasa, hebat, kuat, kokoh, tegar, di dalam kesederhanaan dan Kasih Kristus.
Menjadi terang dan garam untuk sekitar. Papa Mama yang selalu mendukung, mendewasakanku, memberi perhatian. Setiap apa yang dikerjakan hanya oleh doa dan support dari Papa Mama. 

Yang diinginkan hanyalah mejadi wanita dewasa yang bisa menyenangkan Tuhan, Papa Mama, keluarga, dan semua orang-orang tersayang yang selalu ada menemani dan mendukung

Setiap masalah yang datang, bukan untuk membuat jatuh terpuruk tetapi justru membuat menjadi diriku wanita yang lebih kuat, tegar, dan kokoh. Semuanya itu adalah proses pendewasaan hidup. Untuk siap lebih lagi menghadapi tantangan yang makin hebat. 


Love Jesus Christ
Love Papa Mama
Love my brother, my sister
Love my friends
Love music
and Love singing

Kamis, 10 Februari 2011

Unicef Bantu Papua 4 Juta Dollar AS

Program Pendidikan
Unicef Bantu Papua 4 Juta Dollar AS
Editor: Glori K. Wadrianto
Jumat, 11 Februari 2011 | 09:24 WIB
BIAK, KOMPAS.com — Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Anak-anak (Unicef) memberi bantuan dana sebesar 4 juta dollar Amerika Serikat untuk pengembangan program pendidikan di Provinsi Papua dan Papua Barat selama 2010-2012.

"Bantuan dana Unicef-AusAID diharapkan bisa membiayai berbagai program, antara lain manajemen berbasis sekolah, pendampingan pembuatan rencana strategis pendidikan, pelatihan program pendidikan, dan kegiatan lain terkait dengan peningkatan mutu pendidikan di Papua dan Papua Barat," ucap anggota staf Unicef bidang pendidikan Papua, Sri Karna, Jumat (11/2/2011) di Biak.

Ia mengatakan, Unicef merealisasikan kepedulian terhadap program pendidikan di empat provinsi di Indonesia, yakni Papua, Papua Barat, Nanggroe Aceh Darussalam, dan Nusa Tenggara Timur.

Selain menyediakan bantuan dana, Sri melanjutkan, pihak Unicef perwakilan Papua juga memberikan dana pendampingan pada pembinaan manajemen terhadap pengelola kegiatan. Beberapa kabupaten lain di Papua dan Papua Barat yang juga mendapat perhatian program Unicef di bidang pendidikan antara lain Biak Numfor, Jayawijaya, Jayapura, Mimika, Manokwari, dan Sorong.



Minggu, 06 Februari 2011

 JAVA JAZZ FESTIVAL 2011


Jakarta - Pagelaran tahunan Java Jazz Festival akan kembali digelar pada 4, 5 dan 6 Maret 2011 di JIExpo Kemayoran. Sebanyak 30 musisi internasional dan 75 musisi Indonesia dipastikan akan meramaikan pagelaran musik yang telah 6 kali sukses digelar itu.

Untuk menampung banyaknya musisi yang tampil, disediakan 16 panggung dengan 173 show setiap harinya. Gitaris kenamaan Carlo Santana dan George Benson akan tampil sebagai special show pada 4 dan 5 Maret 2011.

"Untuk artis Indonesia kira-kira ada 75 nama seperti Dira Sugandy, Shandy Sandoro, Maliq & D'Essentials, Andien, Tohpati dan masih banyak lagi," ujar Program of Java Jazz 2011, Paul saat jumpa pers di Black Cat Jazz & Blues Club, Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (21/12/2010).

Selain itu, Java Jazz Festival 2011 juga akan menampilkan kolaborasi antara musisi Indonesia dengan musisi internasional. George Benson juga akan memberikan kejutan dengan penampilannya bersama dengan 25 orchestra dari Indonesia.

"Intinya untuk tahun ini kita lebih fokus ke quality, bukan untuk membesarkan festival ini karena fesival ini udah besar dengan sendirinya," tambahnya.

Artists

International Artists



Artists Final Confirmation

Abraham Laboriel
Acoustic Alchemy
Bob James
Bobby Lyle
Brian Culbertson
Brian Simpson
Charlie Haden Quartet West
Chuck Loeb
Corinne Bailey Rae
Danjil
David Garfield
Eastmania feat. Kai Eckhardt
Ed Motta
Everette Harp
Fareed Haque
Fourplay
George Benson
George Duke All Stars
Harvey Mason
Hendrik Meurkens
Jamie Lidell
Jeff Lorber
Joey DeFrancesco Trio
Jose James
Juan de Marcos & Afro Cuban All Stars
Kenny Loggins
Kilimanjaro
Los Amigos
Luca Ciarla Quartet
Maurice Brown
Michael Paulo
Nathan East
New York Voices
Rasmus Faber & RaFa Orchestra
Rhoda Scott
Robert Glasper Experience
Ron King Big Band
Roy Hargrove Quintet
Santana
Sondre Lerche
Steve Smith & Vital Information feat. Vinny Valentino
Tony Monaco
Zap Mama

Indonesian Artists



Artists Final Confirmation

Abdul and The Coffee Theory
Ade & Brothers
Andien
Barry Likumahuwa Project
Benny Likumahuwa & Young Jazz Connection
Benny Mustafa
Bonita & The Husband
Bubi Chen Plays Pop
C-Man
Calvin Jeremy
Chairul Umam Quintet
David Manuhutu
Dira J. Sugandi
Donny Suhendra
Drew
Dwiki Dharmawan & Angklung Jazz Ensemble
Ello
Endah N Rhesa
Esqi:EF Feat Syaharani and The Queenfireworks
Farrah Di Bigband
Four On The Floor
Fraya
Gigi Big Band
Glen Dauna feat. Farrah Di
Glenn Fredly
Idang Rasjidi
Imam Pras Quartet
Indonesia Nu Progressive tribute to Harry Roesli
Indonesian Youth Regeneration
Indra Aryadi
Indra Aziz Quintet
Indro Hardjodikoro
Iwan Abdie
Iwan Hasan's Chamber Jazz feat. Andien, Enggar, Metta
Jaya Suprana
Jopie Item
Kahitna
Kirana Big Band
Maliq & D'Essentials
Manna Band
Marcell
Mian Tiara & D'Organics
Minangapentagong Sawahlunto
Nial Djuliarso: The Jazz Soul of Ismail Marzuki
Nikita Dompas & His Fellow Musicians
Notturno
Oele Pattiselano
Pandji Pragiwaksono
Pitoelas Bigband
Raisa
RAN
Sandhy Sondoro
Sandy Winarta Quartet
Shadow Puppet
Simak Dialog
Sketsa
Soulvibe
Spero
The Groove Reunion
The Husband & Wife feat. Endah N Rhesa
The Jongens Jazz Quartet
The Police Project by Margo Rising
Tohpati Bertiga
Tribute to Elfa S. feat. Elfa's Singers, Harvey Malaiholo, Andien
What
Zarro